THE SCENERY OF HEART
Maret 14, 2008 — chobynet
THE SCENERY OF HEART

Maret 14, 2008 — chobynet

<!–[if gte mso 9]> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 <![endif]–><!–[if gte mso 9]> <![endif]–>
Kemarin hari ku sampaikan perasaanku ke kang abu sang konsultan kita…about heartbreak, tapi ini yang serius (mean, in progress to marriage). Kenapa ke beliau? ya mungkin karena ada kesamaan nasib kali ya…kurang lebih isi sms nya :
kang,my 2nd heart break. Saat sudah ada niat untuk memulai proses dengan “nya” ternyata saat itu juga datang undangan pernikahan “nya”.heug…jleb…
lalu jawaban dari beliau :
Don’t die yet.. Many people need ur love more than her.. And many people need to love u, more than her…
wah…so great…jawaban sms nya…benar-benar langsung terobati sakit hati (lebih tepatnya penyakit hati) ini.
punya banyak kenalan memang menjadikan suatu keindahan tersendiri apalagi mereka nantinya dapat membantu disaat susah. Tapi bukan berarti kita selalu mengharapkan bantuan dari orang lain, usaha juga perlu lahhh.. Apabila kita mengaharapkan itu dari mereka maka mungkin juga mereka memiliki harapan yang sama. Bersikap adil aja kalau sudah seperti itu.
Teman gw pernah ada yang bilang gini ke gw : “Ie, gw tuch dulu ketika dipanggil sama ketua gw, gw selalu menjawab ‘apaan lagi sich..??’ sekarang hal itu gw rasain kena ke gw dan ini ga akan berhenti hanya sampai di gw..” Kalau dibilang mengerti sich gw ngerti banget maksud dari kata-kata itu tadi. Emang sich akhir-akhir ini gw ngerasa There’s something lost dari semua hal yang sedang gw kerjain ini. Kayanya dah ga ada yang menarik lagi. Tapi gw tau gw ga boleh kaya gitu, ini ga adil kalau dulu gw ngerasa nyaman dan bahkan bila dilihat gw ini lebih banyak dapet nyaman-nya dari pada missing-nya kaya gini.
Kemaren gw juga nonton film di TV dan di film itu ada suatu pelajaran yang setidaknya gw ngerasa banget hari ini. Jadi intinya dalam film itu Lebih Jauh…
:: Untuk yang Mengenalku ::

Kau slalu menduga Ku menangis
saat Kau pergi lagi
namun sedikit pun tak ada sesal

Tak ada Habisnya
Posted by Helge Johannessen on April 29, 2008
Researchers have long known that exercise leads to beneficial changes in the structure of our heart, but they have not known exactly how. They are now starting to come closer to an answer.
For the first time researchers are beginning to understand exactly how various forms of exercise impact the heart. Massachusetts General Hospital (MGH) investigators, in collaboration with the Harvard University Health Services, have found that 90 days of vigorous athletic training produces significant changes in cardiac structure and function and that the type of change varies with the type of exercise performed.
At the end of the 90-day study period, both groups had significant overall increases in the size of their hearts. For endurance athletes, the left and right ventricles — the chambers that send blood into the aorta and to the lungs, respectively — expanded. In contrast, the heart muscle of the strength athletes tended to thicken, a phenomenon that appeared to be confined to the left ventricle. The most significant functional differences related to the relaxation of the heart muscle between beats — which increased in the endurance athletes but decreased in strength athletes, while still remaining within normal ranges.
“We were quite surprised by both the magnitude of changes over a relatively short period and by how great the differences were between the two groups of athletes,” Baggish says.
Break My Heart October 19, 2007

Selama ini aku mengira, hubungan masih bisa dipertahankan bila kedua belah pihak masih mencintai. Tapi aku melupakan sesuatu, variabel yang mempengaruhi mereka dan pemahaman mereka sendiri akan penting tidaknya suatu hubungan untuk dipertahankan.
Matinya suatu harapan secara tiba-tiba memang pedih rasanya…
Ada yang aneh di 14 February..pink bernuansa hati..Katanya..??Coklat laris manis,silverqueen licin abiz…Rela merongoh kantong lebih dalam untuk sebuah parcel (katanya Special untuk kau tersayang…)ye..bisa aja..
Sungguh sebenarnya sebuah fenomena yang sangat keliru.Bayangin aja masa ungkapan cinta cuma sekali setahun..mana benernya,tulusnya mana juga.?bohong aja itu..
“Kaum mukmin laki-laki dan wanita, sebagian mereka adalah penolong sebagian yang lain, mereka memerintahkan kebajikan dan mencegah kemunkaran“QS At-Taubah 71.
So kalo kamu maksiat kepada Allah dihari 14 february berati bukan mencegah but melaksanakan kemungkaran..
Nah kok ada ya aktivis ngucapin V-day pada ikhwah lainya,sekedar ungkapan biasa saja awalnya,ato iseng sms aja..Tau ngga’ bahwa kita akan dikumpulkan bersama orang-orang yang kita cintai..lha wong sama-sama bermaksiat..kongkownya nanti di akhirat dimana lagi kalo ngak di SONO…!!
Cinta terhadap saudara itu boleh,malah dianjurkan..sampai tingkatan tertinggi Itsar(mendahulukan kepentingan saudara).sah-sah saja.dan yang terpenting jangan sampai kecintaan kita kepada Allah terkalahkan oleh kecintan kita pada selain Allah (liat 3:14)..
Kalau kau bisa menjaga hati,belum tentu dengan dia..
kalau engaku berdua merasa yakin bisa menjaga hati..
bukankah masih ada orang lain yang berprasangka..
(nafshul mutmainnah)
true love Desember 31, 2007
Alkisah, suatu hari, sepasang muda mudi yang sedang menjalin kasih, mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Sesudah melaju beberapa saat, si wanita berkata, “Kurangi kecapatan. Saya takut!.”
Ternyata motor tetap saja melaju cepat. Wanita itu kembali mengatakan hal yang sama. Kali ini kekasih prianya menjawab, “Tenang saja. Ini yang namanya seru.”
“Tolong, kurangi kecepatan. Ini tidak seru tapi menakutkan,” kata si wanita.
“Kalau begitu, bilang dulu, ‘I love You’ dan saya akan kurangi kecepatan,” kata si pemuda.
“Baiklah, I love You. Ayo, kurangi kecepatan!.” Ujar si wanita.
“Sekarang, peluk saya erat-erat,” pinta si pemuda.
Perempuan itu menurut. Sesaat kemudian si pemuda berkata, “Sekarang, tolong lepaskan helm saya. Coba pakai helmku.”
Keesokkannya muncul berita, sebuah sepeda motor menabrak sebuah gedung karena remnya rusak. Pengemudi sepeda motor tewas, tapi yang dibonceng selamat.
Ternyata si pemuda sadar, rem rusak ketika sepeda motor melaju cepat. Tapi tak mau mengatakan yang sebenarnya kepada kekasihnya. Karena tahu bahaya yang mengancam, ia lalu minta kekasihnya mengucapkan ‘I love You’, merasakan pelukan terakhirnya, menyuruhnya memakai helm agar selamat dan bisa hidup terus.
Moral cerita
Hidup itu misteri. Kita tak pernah tahu, esok apa yang akan terjadi. Mungkin kita tak bisa hidup untuk melihat hari esok.
Kadang, kita harus mengatakan sesuatu kepada seseorang, tapi tak punya waktu untuk melakukannya. Jadi, luangkan waktu 5 menit untuk mengatakan kepada seseorang yang Anda kasihi.
Dan karena kita tak pernah tahu, kapan hari terakhir hidup kita. Katakan sekarang dan jangan ditunda.