fani webpage











{November 7, 2008}  

Sabtu, 2008 Juli 26

JIBRIEL album memecah kesunyian


Belakangan, makin banyak band pendatang baru yang mencoba peruntungan dijalur tarik suara. Namun band baru kali ini memang berbeda dengan band-band lain. Ya Jibriel memang beda, dengan personel yang juga artis Fahri Albar, band ini juga mengusung aliran rock. Jibriel merupakan nama yang diambil personelnya yang memang sudah bersahabat sejak masih SMP, nama itu juga tidak bertujuan apa-apa. Sebelum memilih nama Jibriel, band yang digawangi oleh Ozi (vokalis), Zaindra (gitaris), Ai (drummer), Nara (gitaris) dan Namora (bassis) sudah beberapa kali mengganti nama seperti Super Chameleon, Juana. Namun nama terakhir tidak berjalan lama setelah dua personelnya Ai dan Namora memutuskan untuk menimba ilmu di luar negeri. Kini Jibriel hadir untuk menyapa penggemar musik aliran rock dengan title Album Memecah Kesunyian. Hampir kesemua lagunya diciptakan oleh Nara namun tidak mengesampingkan personel lainnya. Jibriel berada dibawah naungan Aurora Record Indonesia dan distribusinya sendiri dipegang oleh Virgo Ramayana.


{November 7, 2008}  

 

 

 

 

NARUTO

 



{November 7, 2008}  

INUYASHA



{November 7, 2008}  

KAKASHI



{November 7, 2008}  

SASORI



{November 7, 2008}  


{November 7, 2008}  


{November 7, 2008}  

Anjasmara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Anjasmara
Lahir 13 November 1975 (umur 32)
Blitar, Indonesia
Pekerjaan Aktor
Tahun aktif 1995 – sekarang
Pasangan Dian Nitami
Anak Sasikirana Zahrani Asmara dan Arka Setya Andipa

Anjasmara Prasetya (lahir di Blitar, Jawa Timur, 13 November 1975; umur 32 tahun) adalah pemeran Indonesia. Anjasmara mengawali karirnya sebagai model sebelum terjun ke dunia sinetron. Namanya makin meroket ketika ia bermain sinetron Romi dan Juli bersama kekasihnya Dian Nitami (yang kini sudah menjadi istrinya).

Walau sebenarnya ia ingin berkonsentrasi di model, akhirnya pria bertinggi badan 175 cm ini justru semakin sibuk dengan sinetron. Perannya sebagai pria ‘bego’ dan lucu dalam sinetron Si Cecep, mengantarkan dirinya meraih SCTV Award, kategori aktor terpopuler.

Untuk film layar lebar, aktor yang akrab dipanggih Anjas ini pernah berperan sebagai ayah dalam film Joshua, Oh, Joshua (2000).

Anjasmara pernah menuai tuntutan dari sebuah organisasi massa keagamaan. Hal itu karena foto-foto nyaris bugilnya bersama Isabel Yahya di Pameran CP Biennale 2005, dianggap meracuni generasi muda dan mempertontonkan pornografi.

Anjasmara menikah dengan aktris Dian Nitami dan dikaruniai 2 orang anak yaitu Sassi Kirana Asmara dan Arka Setyaandipa Asmara. Mereka juga mempunyai dua orang anak angkat yakni Amanda Annette Syariff dan Luther Syariff.



{November 7, 2008}  

Adam Jordan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari

Adam Jordan
Nama lahir Awab Adam Jordan
Lahir 21 Oktober 1970 (umur 38)
Indonesia
Nama lain Adam Jordan
Pekerjaan aktor, model
Tahun aktif 1994 – sekarang
Pasangan Amalia Faris
Anak belum ada

Adam Jordan yang memiliki nama lengkap Awab Adam Jordan (lahir di Jakarta, 21 Oktober 1970; umur 38 tahun) adalah aktor, model, bintang iklan, dan bintang sinetron Indonesia. Adam Jordan menyelesaikan pendidikan Fakultas Hukum di Universitas Pancasila, Jakarta. Adam yang beragama Islam memulai karier sebagai aktor di layar kaca, kemudian diundang untuk menjadi model di berbagai iklan seperti iklan Pepsodent. Setelah itu, dia bermain dalam sinetron Buana Jaka II pada tahun 1994. Adam Jordan telah bermain di beberapa sinetron komedi, ketoprak humor, dan sinetron drama. Angin Tak Dapat Membaca adalah sinetron yang mengorbitkan laki-laki yang berlesung pipit ini. Finalis Abang DKI Jakarta 1995 ini menikah dengan Amalia Faris pada tanggal 5 September 1999,[1] namun sampai sekarang belum dikaruniai anak. Kebanyakan sinetronnya diproduksi oleh Multivision Plus.



{November 7, 2008}  

Diva sinetron pertama Nirina

nirina.jpgNirina Zubir bisa dibilang sebagai sosok aktris yang setia di jalur film. Pasalnya, sejak berkiprah di dunia akting lima tahun terakhir, ia tidak pernah terlibat dalam hiruk-pikuk keramaian dunia sinetron.

Namun, maraknya tayangan sinema elektronik atau sinetron di layar kaca, mau tak mau akhirnya mendorong Nirina Zubir ikut terjun kedalamnya.

Pemain film Kamulah Satu-Satunya dan Get Married itu akhirnya untuk kali pertama membintangi sinetron bertajuk Diva. Dalam sinetron tersebut, perempuan kelahiran Madagaskar, 12 Maret 1980 itu bakal beradu adu akting dengan Baim Wong.

Untuk penampilan perdananya tersebut, Na, sapaan akrabnya harus memerankan tokoh seorang gadis buta.

“Bagi aku karakter dan peran ini sesuatu yang baru. Apalagi, sinetron adalah media ekspresi yang beda dengan film. Dan aku patut mencobanya,” aku kekasih Ernest Cokelat itu.

Nirina memang tidak main-main, karena untuk melakukan perannya sebagai Diva, Na, melakukan observasi rutin pada orang buta. Semua gerak gerik dan perilaku orang buta dipelajarinya, agar dirinya mampu berakting secara maksimal.

“Jadi, orang buta itu ternyata memiliki kepekaan insting yang sangat besar ya. Karena dengan keterbatasan yang dimiliki. Orang buta itu harus mengandalkan panca indranya yang lain agar mampu `survival` dalam kehidupan.”

Dalam Diva, lanjut Nirina, aku jadi banyak belajar, kalau hidup itu tidak mudah dan penuh dengan perjuangan. Dan menghargai orang lain dengan keterbatasannya akan sangat membantu terciptanya perdamaian dan keharmonisan.

Di sisi lain keterlibatan Na, dalam sinema layar kaca ini tentu saja mengundang banyak pertanyaan. Maklum, selama ini sosok Na identik dengan dunia film.

Tapi, menurut Dini Suryani, staf humas Sinemart, rumah produksi yang menggarap sinetron tersebut, mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat Nirina terpilih dan bersedia untuk main dalam sinetron itu.

“Nirina terpilih dikarenakan faktor fisiknya yang berperawakan mungil. Sehingga dia sangat cocok untuk memerankan tokoh Diva. Selama ini orang mengenal Nirina dengan film. Dia belum menyentuh sinetron. Dengan sinetron yang bagus ini, mungkin Nirina ingin menunjukkan kualitas aktingnya kepada masyarakat luas,”

Diva sosok yang berbeda dengan Nirina. Meski punya sikap optimis dan ceria, tapi Diva seorang perempuan buta. Ini menjadi tantangan untuk Nirina dalam sinetron pertamanya, tambah Dini lagi.

Perkataan Dini ini memang tidak bertolak belakang dengan apa yang dilakukan Nirina. Sebagai bukti totalitasnya, selama syuting sinetron perdananya ini, Nirina mulai mengurangi tawaran job presenter atau MC.

Yah…. kemunculan Nirina di sinetron Diva ini tentunya semakin membuktikan, kalau ia adalah seorang entertainer serba bisa. Baik sebagai aktris film, presenter dan juga penyanyi. Lihat saja kemampuannya di film Heart dan Get Married, Nirina mengisi soundtrack kedua film tersebut.

Bagaimana penampilan Nirina di sinetron, yuk …. kita tonton sinetronnya di RCTI.



dan lain-lain