Nirina Zubir bisa dibilang sebagai sosok aktris yang setia di jalur film. Pasalnya, sejak berkiprah di dunia akting lima tahun terakhir, ia tidak pernah terlibat dalam hiruk-pikuk keramaian dunia sinetron.
Namun, maraknya tayangan sinema elektronik atau sinetron di layar kaca, mau tak mau akhirnya mendorong Nirina Zubir ikut terjun kedalamnya.
Pemain film Kamulah Satu-Satunya dan Get Married itu akhirnya untuk kali pertama membintangi sinetron bertajuk Diva. Dalam sinetron tersebut, perempuan kelahiran Madagaskar, 12 Maret 1980 itu bakal beradu adu akting dengan Baim Wong.
Untuk penampilan perdananya tersebut, Na, sapaan akrabnya harus memerankan tokoh seorang gadis buta.
“Bagi aku karakter dan peran ini sesuatu yang baru. Apalagi, sinetron adalah media ekspresi yang beda dengan film. Dan aku patut mencobanya,” aku kekasih Ernest Cokelat itu.
Nirina memang tidak main-main, karena untuk melakukan perannya sebagai Diva, Na, melakukan observasi rutin pada orang buta. Semua gerak gerik dan perilaku orang buta dipelajarinya, agar dirinya mampu berakting secara maksimal.
“Jadi, orang buta itu ternyata memiliki kepekaan insting yang sangat besar ya. Karena dengan keterbatasan yang dimiliki. Orang buta itu harus mengandalkan panca indranya yang lain agar mampu `survival` dalam kehidupan.”
Dalam Diva, lanjut Nirina, aku jadi banyak belajar, kalau hidup itu tidak mudah dan penuh dengan perjuangan. Dan menghargai orang lain dengan keterbatasannya akan sangat membantu terciptanya perdamaian dan keharmonisan.
Di sisi lain keterlibatan Na, dalam sinema layar kaca ini tentu saja mengundang banyak pertanyaan. Maklum, selama ini sosok Na identik dengan dunia film.
Tapi, menurut Dini Suryani, staf humas Sinemart, rumah produksi yang menggarap sinetron tersebut, mengatakan, ada beberapa faktor yang membuat Nirina terpilih dan bersedia untuk main dalam sinetron itu.
“Nirina terpilih dikarenakan faktor fisiknya yang berperawakan mungil. Sehingga dia sangat cocok untuk memerankan tokoh Diva. Selama ini orang mengenal Nirina dengan film. Dia belum menyentuh sinetron. Dengan sinetron yang bagus ini, mungkin Nirina ingin menunjukkan kualitas aktingnya kepada masyarakat luas,”
Diva sosok yang berbeda dengan Nirina. Meski punya sikap optimis dan ceria, tapi Diva seorang perempuan buta. Ini menjadi tantangan untuk Nirina dalam sinetron pertamanya, tambah Dini lagi.
Perkataan Dini ini memang tidak bertolak belakang dengan apa yang dilakukan Nirina. Sebagai bukti totalitasnya, selama syuting sinetron perdananya ini, Nirina mulai mengurangi tawaran job presenter atau MC.
Yah…. kemunculan Nirina di sinetron Diva ini tentunya semakin membuktikan, kalau ia adalah seorang entertainer serba bisa. Baik sebagai aktris film, presenter dan juga penyanyi. Lihat saja kemampuannya di film Heart dan Get Married, Nirina mengisi soundtrack kedua film tersebut.
Bagaimana penampilan Nirina di sinetron, yuk …. kita tonton sinetronnya di RCTI.