fani webpage











{Desember 1, 2008}  

Sinopsis


JAWS 3
21.00 Trans TV

DUA putra polisi pahlawan Jaws pertama, Martin Brody bertugas di akuarium raksasa Sea World di Florida. Dalam kolam buatan mereka, seorang penyelam hilang. Di sana mereka menemukan hiu putih yang masih kecil. Satwa ini berusaha dibawa ke kolam buatan, namun hiu muda itu tewas. Ketika penyelam ditemukan ternyata ia dimangsa hiu. Film tegang buatan 1983 ini masih mengulangi serunya perburuan ikan hiu pemangsa manusia.



{Desember 1, 2008}  

 

TITANIC

 

 

RATING : 90

Tahun Produksi :
1997
Produksi :
PARAMOUNT PICTURES

Kategori Film :
Roman, Drama

Sutradara :
James Cameron

Penulis Naskah :
James Cameron

Soundtrack :
My Heart Will Go On – Celine Dion

Pemain :
Leonardo DiCaprio…. Jack Dawson
Kate Winslet…. Rose DeWitt Bukater
Billy Zane…. Caledon ‘Cal’ Hockley
Kathy Bates…. Mrs. Margaret ‘Molly’ Brown
Bill Paxton…. Brock Lovett
Gloria Stuart…. Rose Dawson Calvert (Old Rose)
Frances Fisher…. Ruth DeWitt Bukater
Bernard Hill…. Captain Edward John Smith
Jonathan Hyde…. Joseph Bruce Ismay
David Warner…. Spicer Lovejoy
Victor Garber…. Thomas Andrews
Danny Nucci…. Fabrizio De Rossi

 

SCREENSHOT :

 

SINOPSIS :
Titanic menyuguhkan sebuah kisah cinta sejati fiksi yang dipadukan dengan kisah nyata tenggelamnya Titanic pada era Tahun 1912. Jalan ceritanya sederhana, tidak begitu rumit hingga membingungkan pemirsa di akhir cerita. Akhir film ini pun dapat ditebak, tapi kisah cinta di balik Titanic ini sangat begitu mempesona. Rose DeWitt Butaker (Kate Winslet) seorang wanita ningrat yang suka dengan bawang-barang seni merasa hidupnya terkungkung dan terbelenggu ketika dia harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa keluarganya tidak memiliki apa-apa dan harus bertunangan paksa dengan Caledon ‘Cal’ Hockley (Billy Zane).

Di hari pertama berlayar, Rose bertemu dengan Jack Dawson (Leonardo di Caprio), seorang penumpang kelas bawah yang juga menaiki Titanic setelah memenangkan judi untuk memperebutkan tiket Titanic. Perasaan cinta Rose kepada Jack tumbuh seiring dengan kesederhanaan dan kebebasan yang ditunjukkan oleh Jack. Tapi takdir berkata lain, mereka hanya menemukan mimpi-mimpi mereka di dasar Samudera Atlantik, bersama dengan tenggelamnya Titanic.



{Desember 1, 2008}  
Brokeback Mountain Apr 30, ‘06 11:46 PM
for everyone
Category: Movies
Genre: Drama

Film ini berkisah
tentang dua orang koboi yang bertemu pertama kali di Signal, Wyoming, Amerika. Mereka bertugas untuk menggembala domba dan mengawasinya agar tidak dimakan binatang buas. Adalah Ennis Del Maar (Ledger) dan Jack Twist (Gylenhaal), dua koboi yang akhirnya saling jatuh cinta di Brokeback Mountain.

Ang Lee, sang sutradara yang menggondol Oscar 2006 karena
film ini, mengarahkan dengan sangat baik emosi kedua aktor. Belum lagi
sinematografi yang patut diacungi jempol. Panorama yang sangat indah
melatarbelakangi kawanan domba yang merumput di tengah gemericik air. Tenda yang ditiup angin, salju yang turun, kaleng kacang merah yang dipanaskan di atas api unggun tampak begitu alami menggambarkan kerasnya kehidupan koboi. Musik (original score) yang digubah oleh Gustava Santaolalla menggambarkan dengan baik musik jenis country yang menyentuh tiap adegan dalam film ini. Gustava mendapat ganjaran Oscar karenanya.

Brokeback Mountain yang diangkat dari cerita pendek Annie
Proulx (yang meraih pulitzer) dan diadaptasi dengan baik oleh Larry McMurtry dan Diana Osana (mereka juga mendapatkan Oscar) ini tidak semata-mata berpihak pada kaum homoseksual, namun tampak bersikap netral, mencoba menyodorkan fakta yang ada, bagaimana mereka terpaksa hidup dalam kemunafikan di tengah keluarga masing-masing karena mereka sendiri tidak ingin orang lain mengetahui preferensi kehidupan seksual mereka. Ennis memiliki dua orang putri dan Jack memiliki seorang putra. Setiap tahun mereka meluangkan waktu untuk bertemu di Brokeback Mountain untuk melepaskan hasrat mereka, dengan dalih memancing bersama.

Akting Ledger dan Gylenhall begitu mempesona, dan nyaris
menggondol oscar. Sayang, direbut oleh Phillip Seymour Hoffman dalam film
Capote. Film ini juga sangat diunggulkan meraih oscar, namun secara tak terduga dikalahkan oleh Crash. Film ini meraih beberapa penghargaan, di antaranya memenangkan film terbaik pada Festival Film Internasional di Venesia.

Saya sebagai penikmat film, sangat menikmati film yang menyentuh ini (meskipun saya tidak bisa menerima kaum homoseksual pada umumnya).
Dalam pikiran saya, kalau seorang lelaki tidak bisa mencintai atau menikahi
wanita, ya tidak usah menikah saja – jangan menjalin hubungan sesama jenis.
Sudah jelas banyak kerusakan di muka bumi yang terjadi akibat hubungan semacam ini. Dari segi “hardware” anatomi manusia saja sudah tidak “compatible”. Buat mereka yang melakukannya, mereka tidak menyadari kalau mereka telah melampaui batas. Dengan dalih kebebasan cinta dan liberalisme, mereka dengan bangga melawan kodrat Tuhan. Tanpa bermaksud sok moralis di sini, saya hanya bisa mengatakan bahwa film ini layak ditonton, sebagai bahan perenungan kita akan realita dalam kehidupan ini, dengan membuang yang buruk dan mengambil yang baik, demi kekayaan batin kita.



{Desember 1, 2008}  
The History of The Qur’anic Text Apr 30, ‘06 11:01 PM
for everyone

Category: Books
Genre: Religion & Spirituality
Author: Prof. Dr. MM. Al A’Zami

Buku The History of The Qur’anic Text ini berisi tentang sejarah teks Al-Qur’an dari wahyu hingga kompilasinya. Ditulis oleh Prof. Dr. MM. Al A’Zami didukung dengan penelitian yang akurat dengan
menggunakan prinsip metode ilmiah. Buku ini mampu menjawab tuduhan kosong yang dilemparkan para orientalis tentang keraguan teks al Qur’an pada masa kini. Asbabun nuzul atau asal usul turunnya wahyu, peranan Nabi Muhammad SAW dalam sosialisasi ajarannya, koleksi ayat-ayat serta latar belakang naskah akhir seluruhnya dikupas dengan jeli oleh penulisnya.

Kajian perbandingan dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru juga dibahas
dengan lengkap dan dapat membuktikan bahwa AL Quran terjaga kemurniannya hingga detik ini.

Dalam buku ini akan dijelaskan bahwa:

1. Pengumpulan teks AL Quran telah dilakukan sejak Nabi Muhammad SAW masih hidup

2. Naskah QUran hanya akan dipercaya jika disertai saksi-saksi hidup tepercaya
bagaimana ia mendapatkan naskah-naskah tersebut

3. Al Quran adalah satu-satunya kitab suci yang dihapalkan oleh umatnya dan
dibacakan berulang-ulang dalam sholatnya (ini menjelaskan dengan baik makna
sholat adalah tiang agama, salah satunya karena dalam sholat Al Quran yang mulia
dibacakan)

4. Banyak orientalis yang berusaha dengan sengaja merusak Al Quran, dan
ditelanjangi habis-habisan kebodohannya secara ilmiah dan bukti-bukti otentik

5. Teks Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang telah diubah dari versi
aslinya, sehingga perbandingannya dengan Al Quran laksana malam yang gelap
gulita dengan siang hari yang terang benderang

Buku ini mungkin terasa agak berat karena penuh dengan kajian ilmiah dan referensi pada catatan kaki untuk menunjukkan bahwa buku ini benar-benar hasil penelitian dan kerja keras untuk membuktikan kemurnian Al Quran dari sudut pandang ilmu pengetahuan dan bukan dari sudut keyakinan semata-mata.

Saya membeli buku ini setelah membaca resensi yang ditulis saudara seiman saya, Indrayogi. Syukron Bro, sehingga saya bisa mengerti bagaimana Quran diturunkan
oleh Allah hingga menjadi naskah Quran yang saya baca selama ini. Buku ini juga mengembalikan kepercayaan salah seorang teman di dunia maya yang sempat termakan tulisan orientalis dan meragukan kelengkapan Quran yang sekarang kita baca.



{Desember 1, 2008}  
Tersenyumlah Mar 20, ‘06 1:27 AM
for everyone

Category: Books
Genre: Religion & Spirituality
Author: Dr. Aidh Al Qarni

 

Dr. Aidh Al Qarni Tersenyumlah
Buku ini aku beli pada tanggal 15 November 2005 tahun lalu, di serambi Mesjid Agung Sunda Kelapa (MASK). Waktu itu lagi janjian sama Iwan95, mau ketemuan di MASK. Review ini sendiri baru sempat aku tulis setelah buku ini sempat dipinjam teman kantor dan akhirnya membisu berhimpitan dengan buku-buku lain di lemari buku. Aku tertarik beli buku ini setelah membaca review dari Indrayogi, si kutu buku Multiply, yang gak ada habis-habisnya bahan bacaan buat dishare dengan sobat-sobatnya di multiply ini. Wah.. gak rugi ternyata beli buku Tersenyumlah karya Dr. Aidh Al Qarni yang terkenal dengan bukunya Laa Tahzan (Jangan Bersedih) yang menjadi best seller beberapa waktu yang lalu. Bukunya lucu, dan banyak yang mengena. Padahal lelucon itu berlatar belakang budaya Timur Tengah. Memang ada beberapa yang tidak pas dengan budaya kita sehingga kita kurang menangkap di mana letak lucunya. Namun tidak sedikit pula yang sangat lucu dan mengocok perut. Buat teman-teman yang ingin hiburan bernafaskan Islam, buku ini bisa menjadi alternatif buat melawan stress! AL Qarni berkata bahwa hidup harus dihadapi dengan senyuman. Betapapun beratnya masalah yang dihadapi, kita harus selalu senantiasa tersenyum. Karena dengan senyuman, otak menjadi encer, masalah berat bisa menjadi tampak ringan dan masalah kompleks bisa menjadi sederhana. Rasulullah sendiri bersabda, “Senyummu pada saudaramu adalah sedekah”.

Berikut ini aku kutip beberapa lelucon yang aku suka:

Seseorang datang kepada seorang ulama fikih untuk bertanya. Ia berkata, “Saya setiap kali menyelam ke sungai sebanyak dua atau tigak kali, masih tidak yakin apakah tubuh saya sudah terbasahi air seluruhnya, juga apakah saya sudah suci. Maka, apa yang mesti saya lakukan? Ia menjawab, “Jangan sholat!” Ada yang bertanya, “Kenapa kau berkata seperti itu?”. Ia berkata, “Karena Nabi SAW bersabda bahwa beban hukum itu diangkat dari tiga jenis orang: yaitu anak kecil hingga baligh, orang yang sedang tidur hingga ia terbangun, dan orang gila hingga ia sadar. Dan orang yang sudah menyelam dua kali atau tiga kali, kemudian masih mengira bahwa ia belum mandi, berarti ia gila.” (Hal. 52)

Ada seorang ulama fikih yang tinggal di sebuah rumah yang langit-langit rumahnya selalu berderit sepanjang waktu. Kemudia pemilik rumah datang menagih sewa rumahnya. Maka ulama itu berkata, “Perbaiki dahulu langit-langit rumah ini, karena ia selalu berderit!” Orang itu menjawab, “Jangan takut, ia sebenarnya sedang bertasbih kepada Allah.” Ulama itu berkata, “Saya khawatir jika dia hanyut dalam tasbihnya, tiba-tiba dia sujud…” (Hal. 54)

Seseorang yang beragama Majusi mati dengan meninggalkan utang. Para pemilik piutang datang kepada anaknya dan berkata, “Jual saja rumahmu untuk meringankan beban ayahmu.” Sang Anak pun menjawab, “Apa jika rumah ini saya jual dan saya lunasi utang ayah saya, maka ia akan masuk surga?” Mereka berkata, “Tidak.” Maka anak itu menjawab, “Kalau begitu biarkan ia tinggal di neraka, dan aku tinggal di rumah ini.” (Hal 144)

Pada suatu hari seseorang yang buruk rupanya memegang jenggot Jahizh. Namun, Jahizh diam saja. Maka, orang itu berkata, “Hei mengapa engkau tidak berdoa untukku?” Jahizh menjawab, “Saya tidak tega berdoa agar Allah menghilangkan keburukan darimu. Karena jika doaku dikabulkan, maka engkau tidak mempunyai wajah lagi.” (Hal 127)

Sepasang pengantin baru sedang bercakap-cakap di kamar tidur mereka. Pengantin pria pun mulai bercerita tentang ibunya. Ketika ia lama sekali bercerita, sang pengantin wanita pun jadi jengkel. Lalu ia marah pada pasangannya itu dan berkata,” APa kamu gak bisa berbuat hal ‘lain’ selain bercerita tentang ibumu itu?” Sang pengantin pria menjawab, “Tentu saja bisa. Setelah bercerita tentang ibuku, aku akan bercerita tentang ayahku.” (Hal 191)



{Desember 1, 2008}  
Izzi Pizza Mar 5, ‘06 11:02 PM
for everyone

Category: Restaurants
Cuisine: Pizza
Location: Pondok Indah
Baru nyobain yang Marinara (seafood), enak juga. Ada yang doyan Izzi Pizza juga? Dibanding Pizza Hut beda ya… Yang di sini banyak cheesenya..
Kalau yang di EX apa ya.. yang tipker itu (tipis kering).

Crunchy!



{Desember 1, 2008}  
Head First Design Patterns Feb 18, ‘06 3:59 AM
for everyone

Category: Books
Genre: Computers & Internet
Author: Eric Freeman & Elisabeth Freeman with Kathy Sierra & Bert Bates
Buku IT pertama terbaik yang pernah kubaca. Bayangkan saudara-saudara: Anda membaca buku komputer tentang Design Pattern, namun disajikan seperti komik! Bertaburan humor, gambar-gambar, coretan tangan, namun tidak kehilangan akurasi dalam menyampaikan ilmu tentang Design Pattern, yang dulu pernah ditulis oleh GoF (the Gang of Four).

Buku ini menjelaskan apa saja Design Patterns dalam dunia Pemrograman Berorientasi Objek dengan bahasa pengantar Java. Tidak seperti dulu yang dibuat GoF dalam C++.

Anda akan teringat bebek ketika membayangkan Strategi Pattern. Anda akan teringat colokan listrik ketika membayangkan Adapter Pattern. Anda akan teringat remote control ketika membayangkan Command Pattern.

Buku ini cocok buat Anda jika :
1. Anda tahu Bahasa Pemrograman Java
2. Anda tahu Bahasa Pemrograman Berorientasi Object lainnya seperti Delphi, C#, C++, dan lainnya
3. Anda punya gebetan programmer seperti pada nomor 1 dan 2

Pesan dari Marketing: buku ini untuk siapa saja yang punya credit card!

Sayang, di Indonesia belum ada. Aku sendiri terpaksa beli di Amazon. Udah 4 orang di kantorku yang beli buku ini via Internet.

Saking bagusnya.



{Desember 1, 2008}  
The 17 Indisputable Laws of Teamwork Feb 18, ‘06 3:35 AM
for everyone

Category: Books
Genre: Nonfiction
Author: John C. Maxwell
Membangun dan memelihara sebuah tim yang sukses bukanlah tugas sederhana. Bahkan orang-orang yang telah membawa timnya ke tingkatan tertinggipun di bidang mereka menemui kesulitan menciptakan kembali apa yang menghasilkan sukses mereka.

Dalam buku ini sang penulis menunjukkan bagaimana:

-Hukum Moral yang Tinggi menginspirasikan seorang pria berusia 50 tahun, yang bahkan tidak dapat berenang, untuk berlatih menghadapi triatlon yang terberat di dunia

-Bermain dengan Hukum Papan Angka memungkinkan sebuah perusahaan berbasis Internet terus tumbuh dan mengeruk uang sementara bisnis Internet lainnya bertumbangan

-Mengabaikan Hukum Bandrol Harga membuat salah satu pengecer terbesar dunia tutup setelah 128 tahun menekuni bisnisnya

Saya sendiri selalu teringat pada Hukum Bandrol Harga yang mirip dengan salah satu dari habit pada 7 Habits of Highly Effective People, Stephen F. Covey, yaitu Habit 7: Sharpen the Saw, pada fabel Angsa Bertelur Emas.

Membaca buku ini juga teringat pada Hukum Apel Busuk, yang menggambarkan seseorang dalam tim yang memiliki attitude buruk, sedemikian hingga menghancurkan produktivitas tim dan membahayakan organisasi secara keseluruhan.

Hukum Gambaran Besar (Big Picture) membuat seseorang tidak iri pada jabatan orang lainnya. Ketika kita dipimpin seseorang yang lebih muda, kita harus melihat gambaran besarnya. Bahwa ada satu tujuan mulia yang sedang bersama-sama kita capai. Selama pemimpin di depan lebih muda namun lebih capable dan dia lebih memungkinkan tim untuk mencapai goal, maka hati ini harus ikhlas dan legowo. Hal itu hanya dapat dimungkinkan kalau kita melihat The Big Picture.

Hukum Papan Angka akan membuat kita tidak lupa diri. Kita akan terus dipicu untuk selalu berkompetisi. Jika ibadah saudara atau teman kita lebih baik, kita harus berlomba (secara ikhlas dan sehat) untuk menjadi lebih baik daripada diri kita sendiri di waktu lampau. Jika teman berprestasi, kita juga harus meningkatkan usaha dengan belajar dan berupaya agar kita menjadi terus lebih baik. Kita tidak lagi menjadi manusia masa lalu (yang selalu berkata dulu aku sudah mencapai prestasi ini lho… Aku dulu kan juara ini lho..)

Hukum Kerjasama mengingatkan saya pentingnya ‘berjamaah’. Berjamaah dalam ibadah, dalam belajar, dalam bekerja, dalam berumah tangga, dan dalam kehidupan bermasyarakat pada umumnya. Mengapa? Karena kita tidak mungkin melakukannya sendirian. Bahkan dari ketika kita lahir…

Recommended untuk Anda yang ingin meningkatkan kemampuan dalam kerja sama tim, baik di rumah, di kantor, atau dalam hidup Anda.



{Desember 1, 2008}  
Fearless (2006) Jan 31, ‘06 9:49 PM
for everyone

Category: Movies
Genre: Action & Adventure
Ini adalah film laga terakhir yang dibintangi Jet Li. Seandainya ia masih main film, mungkin dia akan mengambil genre lain. Setidaknya itulah yang ia katakan kepada para penggemarnya. Well, we’re gonna miss your ‘Bicycle Kick’, Hung!

Once Upon a Time in China II adalah film pertama Jet Li yang aku tonton. Waktu itu adegan awalnya adalah adegan terakhir dari Once Upon a Time in China yang pertama. Terus terang, film besutan Tsui Hark dan diperankan oleh Jet Li ini membuatku terkagum-kagum. Mengapa? Film kung fu sebelum generasi Jet Li muncul (selain Bruce Li), biasanya sangat datar, kungfunya gedebak gedebuk, tanpa ada keindahan dalam bela diri maupun memanfaatkan alat-alat di sekitar pertempuran. Gabungan Tsui Hark dan Jet Li menghasilkan sebuah masterpiece yang luar biasa. Sayang perseteruan antara mereka berdua menyebabkan Kungfu Master IV dibintangi oleh Chao Wen Chuo (adik seperguruan Jet Li di dunia nyata). Kungfunya sih ok, cuma karismanya kurang. Apalagi dia sempat jadi musuh Jet Li di legenda Fong Sai Yuk.

Film-film lainnya yang sebagian besar udah kutonton adalah:
# Fearless (2006) …. Huo Yuan Jia/Fok Yuen Gaap
# Danny the Dog (2005) …. Danny
… aka Danny the Dog (Hong Kong: English title)
… aka Unleashed (USA)
# Cradle 2 the Grave (2003) …. Su
# Ying xiong (2002) …. Nameless
… aka Hero (USA)
… aka Jet Li’s Hero (USA)
# The One (2001/I) …. Gabe Law/Gabriel Yulaw/Lawless
… aka Jet Li’s The One (UK)
# Kiss of the Dragon (2001) …. Liu Jian
… aka Baiser mortel du dragon, Le (France)
… aka KOD: Kiss of the Dragon (USA: promotional abbreviation)
# Romeo Must Die (2000) …. Han Sing

# Lethal Weapon 4 (1998) …. Wah Sing Ku
… aka Lethal 4 (USA: promotional abbreviation)
# Sat sau ji wong (1998) …. Fu
… aka Hitman
… aka King of Assassins (literal English title)
… aka The Contract Killer (USA: video title)
# Wong Fei-hung chi saiwik hung si (1997) …. Wong Fei-Hung
… aka Huang Fei-hong zhi xi yu xiong shi (Hong Kong: Mandarin title)
… aka Once Upon a Time in China VI
… aka Once Upon a Time in China and America
# Hak hap (1996) …. Michael/Simon/Tsui Chik/Black Mask
… aka Black Mask (International: English title)
# Mo him wong (1996) …. Chow Si-Kit
… aka Adventure King (literal English title)
… aka Dr. Wai and the Scripture Without Words
… aka Dr. Wei in the Scripture with No Words
… aka Mao xian wang (Hong Kong: Mandarin title)
… aka The Scripture with No Words
# Gei ba ba de xin (1995) …. Kung Wei
… aka Jet Li’s The Enforcer (UK: TV title) (USA: DVD title)
… aka Letter to Daddy
… aka My Father Is a Hero
… aka The Enforcer (UK)
# Shu dan long wei (1995) …. Kit Li
… aka High Risk
… aka Jeung hok yau (China: Cantonese title)
… aka Meltdown (USA: video title (dubbed version))
# Hong Xiguan zhi Shaolin wu zu (1994) …. Hung Hei-Kwun
… aka Hung Hei-Koon: Shaolin’s Five Founders
… aka Legend of the Future Shaolin
… aka Legend of the Red Dragon (USA: video title)
… aka Legends of Shaolin
… aka The New Legend of Shaolin
… aka Xin Shaolin Wuzu
# Jing wu ying xiong (1994) …. Chen Zhen
… aka Fist of Legend (International: English title)
# Zhong Nan Hai bao biao (1994) …. Allan Hui Ching-yeung/John Chang
… aka The Defender (UK: video title) (USA: DVD title)
… aka The Bodyguard from Beijing
# Tai ji zhang san feng (1993) …. Junbao
… aka The Tai-Chi Master (Hong Kong: English title)
… aka Twin Warriors (USA: DVD title)
# Fong Sai-Yuk (1993) …. Fong Sai-Yuk
… aka Fong Shi Yu (China: Mandarin title)
… aka The Legend (USA)
… aka The Legend of Fong Sai-Yuk
# Fong Shi Yu II: Wan fu mo di (1993) …. Fong Sai Yuk
… aka Fong Sai-Yuk II
… aka Gong fu huang di
… aka The Legend 2 (USA: TV title (closing credits title))
… aka The Legend II (USA)
… aka The Legend of Fong Sai Yuk 2
# Wong Fei-hung chi tit gai dau neung gung (1993) (as Jet Lee) …. Wong Fei-hung
… aka Claws of Steel (UK)
… aka Deadly China Hero (USA)
… aka Huang Fei-Hong zhi tie ji dou wu gong (Hong Kong: Mandarin title)
… aka Iron Rooster Vs. the Centipede
… aka Last Hero in China
… aka Tie ji dou wu gong
… aka Wong Fei Hong’s Iron Rooster vs. centipide (Hong Kong: English title: informal title)
# Wong Fei-hung tsi sam: Siwong tsangba (1993) …. Wong Fei-hung
… aka Huang Fei-hong zhi san shi wang zheng ba (Hong Kong: Mandarin title)
… aka Once Upon a Time in China III
… aka The Invincible Shaolin (USA)
# Yi tian tu long ji zhi mo jiao jiao zhu (1993) …. Chang Mo Kei
… aka Kung Fu Master
… aka Lord of the Wu Tang (USA: video title)
… aka The Evil Cult
… aka The Kung Fu Cult Master
# Wong Fei-hung ji yi: Naam yi dong ji keung (1992) …. Huang Feihong
… aka Huang Fei-hong zhi er nan er dang zi qiang (Hong Kong: Mandarin title)
… aka Once Upon a Time in China II
# Wong Fei-hung (1991) …. Wong Fei-hung
… aka Huang Fei-hong (Hong Kong: Mandarin title)
… aka Once Upon a Time in China
# Xiao ao jiang hu zhi dong fang bu bai (1991) …. Ling Wu Chung
… aka Swordsman II (USA)
… aka The Legend of the Swordsman (USA: new title)

# Long xing tian xia (1989) …. Jet
… aka The Master
… aka Wong fei hung
# Long zai tian ya (1989) (as Jet Lee) …. Jimmy Lee
… aka Dragon Fight
… aka Dragon Kickboxer
# Shao Lin Hai Deng da shi (1988)
… aka Abbot Hai Teng of Shaolin
# This Is Kung Fu (1987) (V)
… aka Shaolin One (USA: recut version)
# Nan bei Shao Lin (1986) …. Zhi Ming
… aka Arahan
… aka Martial Arts of Shaolin
… aka North and South Shaolin
… aka Shaolin Temple 3: Martial Arts of Shaolin
# Zhong hua ying xiong (1986) …. Jet
… aka Born to Defence
… aka Born to Defend
# Shao Lin xiao zi (1983) …. San Lung
… aka Kids from Shaolin
… aka Kids of Shaolin
… aka Shaolin Boys
… aka Shaolin Kids
… aka Shaolin Temple 2: Kids from Shaolin

# Shao Lin tzu (1979) …. Chieh Yuan
… aka The Shaolin Temple (UK)

Karirnya di Hollywood dimulai dengan menyerahkan nyawanya kepada Mel Gibson di Lethal Weapon IV. Berikutnya ia membintangi beberapa film produksi Eropa/Amerika namun terlihat semakin berkualitas mediocre sejak Kiss of the Dragon.

Karakter yang ia perankan di film Fearless sendiri menyiratkan bahwa ia akan pensiun. Melepaskan diri dari semua kekerasan dan ketinggian hati. Meski bisa diinterpretasikan dengan berbagai macam, namun banyak filosofi yang ia coba sampaikan. Bahwa kung fu / wushu digunakan untuk melindungi yang lemah, bukan untuk sarana menekan atau balas dendam. Ilmu padi selalu diterapkan. Semakin berisi bukannya ‘mendongak’ tetapi ‘merunduk’.

Kalau anda menyukai Jet Li, atau film kung fu pada umumnya, film ini harus anda tonton. Dari segi aksi laga, jika anda sudah menonton film Jet Li setidaknya yang buatan Hong Kong, minimal 4 film, sebenarnya tidak banyak hal yang baru. Tapi menonton film ini lebih pada hadir pada ‘upacara’ perpisahan antara Jet Li dengan penggemarnya melalui media film. Ketika saya berdiri dari kursi tempat duduk di Pondok Indah XXI semalam, saya seperti melakukan standing ovation buatnya. Masih teringat dulu waktu SMA sempat memerankan Wong Fei Hung dalam drama komedi singkat ketika acara Pramuka dan OSIS dulu…

Salut untuk karir Jet Li yang selama ini menghibur pemirsanya dengan adegan Kung Fu/ Wu Shu. Selamat mengabdikan diri pada kegiatan sosial yang lebih bermanfaat…

Gambar diambil dari http://www.fearlessthemovie.com/ dan sejarah film diambil dari http://www.imdb.com/title/tt0446059/



{Desember 1, 2008}  
Rotiboy Bakeshoppe Jan 11, ‘06 3:06 AM
for everyone

Category: Restaurants
Cuisine: Other
Location: Gedung BNI, Pasaraya Grande, Bandara Soekarno Hatta, Mal Taman Anggrek, Cibubur Junction, dan Supermal Karawaci
Kalo berani, makan jam 10.45 atau jam 17:00. Pas jam laper-lapernya, efek coklat bun roti ini dan keju yang hangat di dalamnya, bakalan mbikin anda ketagihan!!

Websitenya ada di sini. Untuk info, email aja info@rotiboy.co.id.



dan lain-lain